- doubel klik pada interface wireless >
- pilih general > snopper
- pada tab network >start >> weeeeeee cekkkk banyak bener
Ini hanya sebuag blog.sebuah catatan dari seorang insan didunia yang coba meraih Cinta,Cinta dan asa.walaupun kadang harus bergelut dengan keadan YAng membingungkan
Dalam rangka mengikuti perkembangan teknologi yang semakin pesat, UKM PCC (Polithecnic Computer Club) yang bernaung pada Politeknik Negeri Semarang (Polines), mengadakan suatu kegiatan yang berhubungan dengan bidang Telekomunikasi.
Kegiatan ini menyikapi betapa pentingnya keamanan dan keefisiensian suatu pengiriman data pada era globalisasi seperti sekarang ini.
Unit Kegiatan Mahasiswa PCC berkeinginan membuat kegiatan yang berupa Seminar Nasional yang akan memperkenalkan kepada mahasiswa dan khususnya kepada perusahaan – perusahaan yang ada di Indonesia, bahwa ada teknologi yang begitu mudah, murah, dan aman yaitu, Teknologi VPN (Virtual Private Network).
Pelaksanaan Kegiatan:
Hari, tanggal : Sabtu, 19 Januari 2008
Waktu : 08.00 – selesai
Tempat : Auditorium Politeknik Negeri Semarang
Pembicaranya sebagai berikut :
1.Bpk. Onno W.Purbo sebagai penelaah mengenai basic technology telekomunikasi hingga Arah perkembangan teknologi telekomunikasi mendatang mengenai VPNTechnology.
2. Bpk. A Joko Soeseno yang berasal dari Telkom yang akan menerangkan Aplikasi dan implementasi VPN yang berupa IP Camera
3. Praktisi VPN yang berasal dari Komunitas UBUNTU Semarang yaitu Muhammad Hafidz, CCNA yang akan menerangkan secara detail mengenai setting dan konfigurasi VPN dengan ubuntu untuk mengimplementasikan program SIA (Sistem Informasi Akademik)
Vasilitas:
Modul ( Berbentuk CD )
Seminar Kit
Perdana Flexi
Stiker
Sertifikat
Coffe Break
Makan Siang
Minuman Ringan (Pocari Sweat)
Doorprise
Voucher Internet
Peserta dari Perusahaan mendapatkan CD UBUNTU 7.10 dan Repositorynya
Internet Hotspot Gratis
Pendaftaran:
Sekretariat UKM PCC (Politechnic Computer Club)
Kompleks PKM Politeknik Negeri Semarang
Jl. Prof. Soedarto, SH Tembalang
http://www.ukmpcc.or.id
atau via email:
seminarvpn@gmail.com
Kontribusi:
Pelajar/Mahasiswa : 45 ribu
Umum : 60 ribu
Company/Perusahaan : 90 ribu
Contact Person:
Lenny <02470335576>, Farida <02470149709>, Adi W <02470428347>
Berdasarkan pantauan Suara Merdeka , air sudah mulai menggenangi permukiman warga sekitar pukul 15.00. Desa yang terendam antara lain Kalirejo, Medini, Undaan Tengah, dan Undaan Kidul. Ketinggian air berkisar 30 cm hingga satu meter. Sementara, untuk genangan banjir di area persawahan terjadi hampir di semua desa di Undaan.
Awalnya, aparat kepolisian dan perangkat setempat harus berusaha keras membujuk warga agar mau dievakuasi. Namun setelah air mencapai rumah warga, mereka akhirnya mau diungsikan.
''Kejadian seperti ini sudah pernah saya alami pada 1993,'' kata Suparti, warga Kalirejo.
Dengan diangkut truk dari Polres, Djarum, dan Nojorono, mereka dibawa ke GOR Wergu Wetan. Sementara, lainnya berdiri di pinggir jalan Kudus-Purwodadi untuk menunggu kendaraan pengangkut berikutnya. Untuk sementara, jalan Kudus-Purwodadi ditutup karena banjir.
Sementara, warga lainnya memilih untuk menyelamatkan hewan ternaknya terlebih dahulu.
Puluhan sapi dan kerbau terlihat ditempatkan di tanggul kanan sungai Wulan, tepat di tepi jalan Kudus-Purwodadi.
Sampai berita ini diturunkan, sekitar pukul 19.00 sebagian besar warga RT 2 RW 3 Gang Kacangan, Kalirejo belum dievakuasi. Mereka masih menunggu datangnya perahu karet.
"Kami masih kesulitan mengangkut, terutama anak-anak, karena masuk ke arah timur air mencapai satu meter," kata salah seorang warga. Menurut keterangan warga, air mulai masuk ke kawasan itu sekitar pukul 17.00.
Camat Undaan, Joko Dwi Putranto menyatakan jumlah keseluruhan warga di wilayahnya mencapai 65.858 jiwa. Diperkirakan sekitar lima persen di antaranya berada di pengungsian. ''Paling banyak di GOR tersebut,'' ujarnya.